SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER DOSEN DR.HJ,ANIS FARIDA,S.Sos,SH,M.Si,

SEMESTER VII KELAS: AS A; AS B; AS E; SEMESTER V KELAS: SJ A. TAHUN AKADEMIK 2012/2013.

UJIAN AKHIR SEMESTER

HUKUM PIDANA MILITER

Dr. Hj. Anis Farida,S.Sos,SH,M.Si

Catatan :

-      Duplikasi jawaban gugur

-      Jawaban ditulis di atas kertas berstempel dari Fakultas

-      Kertas Jawaban diambil pada Kosma

-      Jawaban dikumpulkan tepat pada saat jadwal ujian

 

  1. Bagaimana  pengertian Hukum Disiplin Militer ?
  2. Bagaimana pengertian Hukum Pidana Militer?
  3. Apakah perbedaan antara Hukum Disiplin Militer dengan Hukum Pidana Militer? Jelaskan disertai dengan contoh.
  4. Satuan Polisi Militer Komando Garnisun Tetap III Surabaya Jumat (23/7/2010) mengadakan Operasi Penegakan Ketertiban, hasilnya 22 anggota TNI terjaring di rumah karaoke, lokalisasi Dolly dan Jarak, diskotek Lido dan kafe remang-remang di daerah Embong Malang.
    1. Menurut Saudara, perbuatan yang dilakukan oleh para anggota TNI tersebut dikualifikasikan sebagai apa? Jelaskan!
    2. Apa perbedaan antara pelanggaran hukum disiplin murni dengan pelanggaran hukum disiplin tidak murni? Sebutkan pasal dan UU yang mengatur hal tsb.
    3. Jenis hukuman apa saja yang dapat dijatuhkan pada anggota militer yang melanggar disiplin militer/prajurit?
    4. Dalam  hal apa penjatuhan hukuman disiplin dapat diperberat? (diatur di mana?)
    5. Siapa yang berwenang menyelesaikan pelanggaran hukum disiplin prajurit? Jelaskan beserta dasar hukumnya.
    6. Pratu Wawan Arifin meninggalkan kesatuan tanpa memberitahukan keberadaannya kepada kesatuan sejak tanggal 21 Oktober 2008 s/d 20 Mei 2009.
      1. Perbuatan tersebut dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana militer apa?
      2. Menurut Saudara dalam KUHPM dikenal berapa macam tindak pidana militer? Sebutkan dan jelaskan!
      3. Sebutkan unsur-unsur tindak pidana desersi militer, yang dapat dikategorikan sebagai unsur subyek/pelaku dan perbuatan yang dilakukannya.
      4. Sertu AS ditangkap jajaran satreskrim Polres Purwakarta saat berusaha mencuri kendaraan bermotor di Purwakarta. Aksi tersebut dibantu oleh Asep warga Jalan Kopo Sayati Bandung.
        1. Menurut Saudara, perbuatan yang dilakukan oleh Sertu AS dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana apa? Jelaskan!
        2. Perbuatan tersebut tunduk pada pasal berapa dan UU apa?
        3. Apakah perbedaan tindak pidana pencurian yang diatur dalam KUHP dengan KUHPM? Jelaskan unsur-unsur masing-masing agar terlihat jelas perbedaannya.
        4. Dalam hal pemidanaan terdapat perbedaan antara KUHP dengan KUHPM, sebutkan masing-masing pidana yang ada dan jelaskan. Sehingga Saudara dapat mengemukakan perbedaan di antara keduanya.

 

 

UJIAN AKHIR SEMESTER

HUKUM ACARA PIDANA UMUM DAN  MILITER

Dr. Hj. Anis Farida, S.Sos, S.H., M.Si

Catatan:                    

-      Duplikasi jawaban gugur

-      Jawaban ditulis di atas kertas berstempel dari Fakultas

-      Kertas Jawaban diambil pada Kosma

-      Jawaban dikumpulkan tepat pada saat jadwal ujian

 

  • Hukum acara pidana militer mengenal asas dan ciri-ciri tata kehidupan militer sebagai berikut :
  1. Asas kesatuan komando
  2. Asas komandan bertanggung jawab terhadap anak buahnya
  3. Asas kepentingan militer

Jelaskan masing-masing asas tersebut dan konsekuensinya terhadap hukum acara pidana militer itu sendiri.

  • Kekuasaan kehakiman di lingkungan peradilan militer dilaksanakan oleh peradilan militer yang terdiri dari Pengadilan Militer, Pengadilan Militer Tinggi, dan Pengadilan Militer Utama dan pengadilan Militer Pertempuran.
  1. Jelaskan ruang lingkup kewenangan masing-masing pengadilan tersebut?
  2. Buatlah Bagan tentang kekuasaan pengadilan militer di tingkat pertama hingga terakhir untuk mereka yang berpangkat Kapten ke bawah.
  3. Buatlah Bagan tentang kekuasaan pengadilan militer di tingkat pertama hingga terakhir untuk mereka yang berpangkat Mayor ke atas.
  4. Pada saat terjadi tindak pidana yang dilakukan secara bersama-sama oleh oknum militer dengan sipil, acara pemeriksaan macam apa yang akan dipakai?

 

  • Dalam hal tindak pidana militer, perkara apa yang dapat diperiksa dan diadili  secara in absensia?
  1. Persyaratan apa yang harus dipenuhi ketika akan memeriksa dan mengadili seorang terdakwa secara in absensia?
  2. b.      Mengapa dikenal pemeriksaan in absensia , padahal salah satu asas dalam hukum acara pidana menyatakan “pemeriksaan hakim yang langsung dan lisan” (lihat pasal 154 dan 155 KUHAP)? Jelaskan.
  • Putusan Pengadilan Militer II-10 Semarang, dengan nomor: PUT/54-K/PM.II-10/AD/VIII/2009 telah memeriksa dan mengadili perkara pidana pada tingkat pertama secara In Absensia terhadap Prada Ali Mutando. Tuntutan Pidana (Requisitoir) Oditur Militer menyatakan bahwa Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana : Militer dengan sengaja melakukan ketidakhadiran tanpa ijin dalam waktu damai lebih lama dari tiga puluh hari diancam dengan pidana dalam pasal 87 ayat (1) ke-2 jo. Ayat (2) KUHPM. Oleh karenanya Oditur Militer mohon agar terdakwa dijatuhi pidana sebagai berikut :

Pidana Pokok : penjara selama 1 tahun; Pidana Tambahan : dipecat dari dinas militer.

a)    Tindak pidana apa yang dapat diperiksa dan diadili secara in absensia?

b)    Dalam hal tindak pidana desersi yang dilakukan oleh Prada Ali Mutando, persyaratan apa yang harus dipenuhi sehingga dapat diperiksa dan diadili secara in absensia. Sebutkan dan jelaskan dasar hukumnya.

c)    Jelaskan pemahaman Saudara tentang pasal 125 ayat (1) jo. 143 UU No. 31/1997 tentang peradilan militer.

d)    Siapa yang berwenang memutuskan suatu perkara harus diselesaikan menurut hukum disiplin prajurit atau diserahkan ke pengadilan atau ditutup demi kepentingan hukum? Jelaskan disertai dasar hukumnya?

e)    Sebutkan dan jelaskan alat bukti yang sah dalam hukum acara pidana militer. Dalam perkara Prada Ali Mutando, alat bukti apa saja yang diajukan dalam persidangan?

f)     Ketika Prada Ali Mutando dijatuhi pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer, di manakah dia akan menjalani masa pidana penjara?

 

 

 

 

Ujian Akhir Semester Simulasi Peradilan

Dr.Hj. Anis Farida, S.Sos, SH, M.Si

take home

 

Catatan :

-      Duplikasi jawaban gugur

-      Jawaban ditulis di atas kertas berstempel dari Fakultas

-      Kertas Jawaban diambil pada Kosma

-      Jawaban dikumpulkan tepat pada saat jadwal ujian

 1.    Berdasarkan kasus pidana yang telah ditampilkan oleh kelas Saudara, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab:

    1. Dalam hal apa penahanan dapat dikenakan kepada seorang tersangka atau terdakwa ? Apakah tindak pidana dalam kasus Saudara, terdakwanya dapat ditahan? Mengapa? Ada berapa jenis penahanan yang dikenal oleh KUHAP? Sebutkan dasar hukumnya.
    2. Jelaskan masing-masing acara pemeriksaan yang diatur dalam KUHAP disertai dengan dasar hukumnya.
    3. Berkaitan dengan putusan pemidanaan diatur dalam pasal berapa? Unsur-unsur apa yang harus dipenuhi, agar hakim dapat menjatuhkan pidana?
    4. Bagaimana sistem pengurangan pemidanaan yang diberlakukan oleh KUHAP ketika seorang tersangka/terdakwa telah menjalani masa tahanan?
    5. Apakah ada upaya hukum yang dilakukan?

 2.    Berdasarkan kasus perdata yang telah ditampilkan oleh kelas Saudara, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab :

    1. Dalam Kasus Saudara apakah terdapat kuasa? Jelaskan pengertian kuasa secara umum?
    2. Bagaimana sifat perjanjian Kuasa?
    3. Tuliskan secara lengkap Surat Kuasa berdasarkan Kasus perdata yang telah ditampilkan di kelas.
    4. Apakah syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam suatu gugatan?
    5. Apakah alat-alat bukti  yang diajukan dalam pemeriksaan di sidang pengadilan?
    6. Bagaimana putusan pengadilan terhadap Kasus kelas saudara?

 

 

 

 

 

This entry was posted in Tugas Kuliah and tagged . Bookmark the permalink.

Comments are closed.