AHOK TERSANGKA BARESKRIM MABES POLRI

Dalam asas hukum acara pidana kita dikenal asas Presumption Of Innocent, di mana seseorang tidak boleh dikatakan bersalah apabila belum mendapatkan putusan hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht). Ahok Gubernur DKI non aktif yang telah ditetapkan Bareskrim Mabes Polri  menjadi tersangka penistaan agama, hingga sekarang belum boleh diakatakan salah menurut sistem hukum acara pidana kita. Asas Presumption of innocent ini bersifat mengikat dan semua orang harus menghormatinya.

Bagi sebagaian masyarakat yang pro kepada Ahok tentu berpendapat bahwa Ahok tidak bersalah dikarenakan beberapa alasan. Pertama Ahok tidak sengaja menghina Agama Islam, kedua Ahok secara terbuka sudah minta maaf kepada Umat Islam dan ketiga  kegiatan ahok di Pulau Seribu bulan lalu itu dalam rangka “berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat pulau Seribu”. Benar atau salah yang dikatakan Ahok tersebut nanti akan dibuktikan oleh hakim di pengadilan.

Sementara bagi sebagaian masyarakat yang kontra Ahok berpendapat bahwa apa yang dilakukan Ahok adalah salah. Alasannya Ahok sudah dengan terang terangan telah menghina Agama Islam melalui komentarnya tentang Al Maidah 51. Umat Islam golomgan yang kontra tentu sudah mempunyai argumentasi sehingga menyimpulkan Ahok bersalah.

Dalam perspektif hukum pidana seseorang yang diduga telah melakukan tindak pidana tertentu dan sudah ditetapkan menjadi tersangka apabila yang bersangkutan minta maaf, maka permintaan maaf tersebut tidak menghapus masalah pidananya. Ahok dalam berbagai kesempatan telah minta maaf pada umat Islam atas kesalahanhnya. Akan tetapi permintaan maaf tersebut tidak menggugurkan status dia menjadi tersangka.

Menurut hemat saya kita semua harus menghormati proses hukum yang telah dilakukan oleh Kepolisian. Kita menunggu proses penyidikan di Kepolisian untuk selanjutnya perkara setelah P 21 dilimpahkan ke Kejaksaan. Jaksa menyusun dakwaan kemudian  melimpahkan perkara ke Pengadilan. Pemeriksaan perkara di Pengadilan dapat diketahui umum karena pemeriksaan perkara Ahok nantinya terbuka untuk umum.

Ada atau tidaknya Demo 2 Desember 2016 saya berharap para penegak hukum melaksanakan tugasnya secara profesional dan tidak berat sebelah. Hasil dari penegakan hukum yang tidak berat sebelah Insya Allah akan dapat diterima oleh sebagian terbesar masyarakat. Dengan diterimanya hasil penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat sudah menjadi keniscayaan masyarakat merasa puas. Puas bagi pihak yang kontra Ahok atau yang pro Ahok.

 

About admin

Saya Priyo handoko dengan aktifitas rutin sebagai Dosen di UIN Surabaya. Beberapa bisnis yang saya jalani saat ini diantaranya adalah Sarang Burung Walet, Kelapa Sawit, Perikanan dan beberapa lagi lainnya.
This entry was posted in Artikel and tagged . Bookmark the permalink.

Comments are closed.